Kepincut "CINTA" Togamas

New Colection :D
"BACALAH...!!, Dengan Menyebut Nama Tuhanmu yang Menciptakanmu"
Salah satu keindahan Al-Quran yang saya rasakan adalah ketika Dia mencoba untuk mengatarkan saya sebagai orang-orang yang terdidik melalui perintah MEMBACA. Sejak menamatkan novel "Bumi Cinta" karya Habiburrahman El-Shirazy -ketika saya duduk di kelas 1 MA-, sejak itu pulalah saya mulai merasakan indahnya Bercinta dengan Buku. Dan tak tanggung-tanggung perasaan tersebut saya bawa sampai sekarang dan bahkan mampu membuat saya jadi kere di negeri Aremania.

-oo0oo-

Beberapa waktu yang lalu tepatnya ketika teman-teman Kristiani mengadakan hari Natal, saya bersama teman saya -Mita- mencoba untuk mengisi liburan di Toko Buku Diskon Togamas. Waktu itu saya berangkat bersama Mita dengan harapan Togamas akan menyediakan diskon lebih di hari Santaklaus ini tapi, ternyata diskonnya sama seperti hari biasa.

Kepincut "CINTA" Togamas

Tidak dapat diskon spesial bukan berarti saya pulang dengan tangan kosong. Saya justru tertarik dengan motto yang ditawarkan oleh Togamas. Diskon Seumur Hidup. Yah, itulah motto yang coba diusung oleh toko buku yang cuman ada di 29 Kab./Kota seluruh Indonesia ini, termasuk Malang. Di hari biasa Togamas akan memanjakan kita dengan diskon yang berkisar 10-15% ke seluruh jenis buku. Lumayanlah buat kantong mahasiswa.

Setelah berlelah ria mengelilingi Togamas Cabang Malang yang terletak di Jl. Raya Dieng No. 27 A-2, saya pun kemudian melirik sebuh novel berjudul "Dunia Anna" dengan tekstur cover dan font yang hampir mirip dengan novel "Dunia Sophie". Sesaat kemudian saya memperhatikannya, ternyata dugaan saya benar kalau buku ini adalah saudara kembar Dunia Sophie dengan penulisnya bernama Jostein Gaarder. Dengan minat Filsafat yang cukup membara dalam diri saya dan Mita sejak ikut kelas Philosophy of Education School, kami pun sepakat untuk membeli 2 novel filsafat kembar ini dan saya menambah satu buku berjudul "Pendidikan Kaum Tertindas" karya Paulo Freire.

Dua anak kembar Jostein Gaarder :D
Setelah benar-benar lelah dan sudah jatuh miskin dalam kunjungan kali ini, kami memutuskan pulaaannngg. Ketika berjalan menuju pintu keluar, saya teringat dengan pesan Mas Hasnan (Salah satu pengajar kami di Kelas Philosophy of Education School) untuk mengunjungi Togamas di akhir dan awal bulan. Dengan mengandalkan perhitungan matematika ala kadarnya saya menyimpulkan kalau tanggal 25 Desember ini adalah akhir bulan. Saya pun bertanya ke salah satu waiter di sana dan ternyata memang benar kalau di akhir dan awal bulan itu Togamas menawarkan diskon 25%. Dan tanggal 25 Desember itu belum masuk akhir bulan dalam hitungan Togamas. Jadi, akhir dan awal bulan yang dimaksud Togamas adalah satu minggu yang dimana di dalamnya terdapat tanggal akhir dan awal bulan, seperti tanggal 27 Desember 2014 sampai 03 Januari 2015. Diskon buku nya pun pergolongan.

Senin - Golongan Novel
Selasa - Golongan Hobi dan Buku Anak
Rabu - Golongan Komik
Kamis - Golongan Motivasi
Jum'at - Golongan Agama Islam
Sabtu - Golongan Sospol, Budaya, dan Sejarah

Namanya CINTA, Pasti Akan Kembali

Setelah perjalanan awal saya bersama Mita di tanggal 25 Desember, Mita dan saya pun kembali ke Togamas di Hari Senin, tanggal 27 Desember. Awalnya ingin berangkat pukul 18.00 tapi, karena Mita selaku pemilik kendaraan lagi ada agenda jadi saya memutuskan BATAL dan memilih untuk tidur. Nah, di saat saya tidur inilah Mita sms berkali-kali kalau dia sudah selesai dengan agendanya. Ketika saya bangun sekitar jam 20.00 saya memustukan untuk membeli makan dan ternyata Mita tetap ngebet untuk ke Togamas setelah saya mengatakan kalau hari ini Novel diskon 25%. Akhirnya kami berangkat pukul 20.00, padahal Togamas akan tutup sekitar pukul 21.00.

Setelah menempuh perjalanan malam yang macet di Kota Malang, kami sampai di Togasmas sekitar pukul 20.30. Baru melangkah sekitar 10 langkah tiba-tiba terdengar pengumuman kalau Togasmas akan tutup 10 menit ke depan. Akhirnya saya langsung mengajak Mita untuk naik ke lantai 2 di bagian novel dan alangkah bahagianya saya ketika melihat Bagian Novel ditempeli hiasan bertuliskan Diskon 25%. Harga serial novel The Lord of The Ring satu paket yang awalnya Rp. 200.000 hanya tinggal Rp.150.000 dan semua novel-novel Tere Liye pun dibanting harga. Dengan waktu yang "sangat" kepepet saya hanya bisa menarik 1 novel hasil saran dari Mas Hanan berjudul "Kitab Omong Kosong" dan 1 buku filsafat berjudul "Filsafat Ilmu".



Beberapa hari kemudian, tepatnya hari ini, Sabtu, 03 Desember 2015, saya dan Mita kembali mencoba untuk mengisi waktu kosong dan hasilnya kami memutuskan untuk kembali ke "pujaan hati kami", Togamas. Hari ini masih berada di suasana diskon akhir dan awal bulan versi Togamas tapatnya untuk golongan Sospol, Budaya, dan Sejarah. Niat awalnya saya tidak akan beli, saya hanya akan melihat-lihat tapi, ternyata tidak ada kata "lihat-lihat" dalam kamus saya ketika berkunjung ke Togamas yang ada hanya "beli". Alhasil karena bukunya yang keren-keren dan muraaaahhh habis, akhirnya saya lagi-lagi harus menguras dana untuk buku yang berjudul "Jerussalem: The Biography" dan "Menatap Idonesia 2015".

Dan itulah cerita bagaimana saya bisa memuaskan hasrat membaca saya dengan bercinta bersama Togamas. Untuk sekedar menjadi refrensi teman-teman, berikut saya merangkum daftar harga buku-buku yang berhasil saya beli beserta diskon-annya.

Pendidikan Kaum Tertindas Rp. 56.000  -15%- Rp.  47.600
Dunia Sophie              Rp. 99.000  -15%- Rp.  84.500
Dunia Anna                Rp. 45.000  -15%- Rp.  39.600
Kitab Omong Kosong        Rp. 99.000  -25%- Rp.  74.000
Filsafat Ilmu             Rp. 49.000  -15%- Rp.  43.000
Menatap Indonesia 2015    Rp. 80.000  -25%- Rp.  60.000
Jerussalem: The Biography Rp. 169.000 -25%- Rp. 126.750

Malang, 03 Desember 2014
Andi Akbar Tanjung

Andi Akbar Tanjung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar